Bandung – Kemeriahan Konser Hey Slank di Prabuwangi Park, Arcamanik, Bandung, tak hanya menghadirkan suguhan musik bagi ribuan Slankers. Di balik pesta musik tersebut, hadir pula semangat pemberdayaan ekonomi melalui Slankerpreneur, wadah bagi anggota komunitas Slankers untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui Slankerpreneur, para penggemar Slank mendapat kesempatan memamerkan sekaligus memasarkan beragam produk usaha mereka. Mulai dari kuliner, fesyen, hingga berbagai produk kreatif dipajang di area konser dan mendapat perhatian dari para pengunjung.

Keberadaan Slankerpreneur menunjukkan perkembangan positif komunitas Slankers. Jika dahulu identik sebagai penikmat musik, kini banyak anggotanya yang telah menjadi pelaku usaha dan mampu menciptakan sumber penghasilan bagi diri sendiri maupun keluarganya.

Basis Slank, Ivanka, mengatakan Slankerpreneur dibentuk sebagai ruang bagi para Slankers untuk saling mendukung dalam berwirausaha. Menurutnya, komunitas ini diharapkan dapat menjadi tempat belajar, berbagi pengalaman, sekaligus memperluas jaringan usaha antaranggota.

Selain menjadi sarana promosi produk, Slankerpreneur juga memperkuat semangat gotong royong di kalangan pelaku UMKM. Para anggota dapat bertukar pengalaman, memperluas relasi bisnis, dan saling memberikan motivasi untuk mengembangkan usahanya.

Hadirnya Slankerpreneur di Konser Hey Slank Bandung membuktikan bahwa sebuah komunitas musik tidak hanya mampu menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi. Melalui semangat kebersamaan, para Slankers menunjukkan bahwa kecintaan terhadap musik dapat berjalan seiring dengan jiwa kewirausahaan yang memberi manfaat bagi banyak orang.

READ  Mendorong Transformasi UMKM Indonesia Melalui Inovasi dan Keahlian di Bidang Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
infoinnews.id

Live Search