
Daftar isi: [Hide]
BANDUNG,– Harga komoditas plastik di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, mengalami kenaikan drastis hingga hampir 100 persen. Kenaikan ini dipicu oleh sulitnya mendapatkan pasokan bahan baku di tingkat pabrik dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (7/4/2026), hampir seluruh jenis plastik mengalami lonjakan harga yang signifikan. Hal ini dikeluhkan baik oleh pedagang maupun konsumen yang mulai kesulitan menjangkau harga baru tersebut.
Daftar Harga yang Meroket

Edo, salah seorang pedagang plastik di Pasar Kosambi, menjelaskan beberapa kenaikan harga yang paling mencolok:
• Plastik HD Tipis (1 kg): Naik dari Rp28.000 menjadi Rp55.000 per kg.
• Plastik AA Tipis: Naik dari Rp28.000 menjadi Rp54.000 per kg.
• Plastik Sampah (90×120): Naik dari Rp20.000 menjadi Rp30.000 per pak.
“Kenaikan ini karena bahan bakunya sulit didapat. Informasi dari distributor, pabrik belum memproduksi lagi dalam jumlah normal karena kendala bahan baku tersebut,” ungkap Edo.
Dampak bagi Pelaku Usaha
Lonjakan harga yang sudah berlangsung selama tiga pekan ini sangat membebani konsumen, terutama para pelaku usaha kecil yang menggunakan plastik sebagai kemasan produk mereka.
Eli, salah seorang konsumen, menyatakan keberatannya atas kenaikan yang terjadi begitu cepat dan tinggi. “Sangat terasa sekali, apalagi buat dagang. Harapannya harga bisa normal lagi secepatnya,” ujarnya.
Baik pedagang maupun konsumen kini berharap ada langkah nyata dari pihak terkait atau pemerintah untuk membantu menstabilkan rantai pasok bahan baku plastik agar harga di tingkat pasar kembali terjangkau.








