Daftar isi: [Hide]

    1. 0.1Pelayanan IGD 24 Jam
    2. 0.2Mitigasi Cuaca Panas

MADINAH, – Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah menyatakan kesiapan penuh untuk melayani jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Sebagai fasilitas kesehatan utama di Daerah Kerja (Daker) Madinah, KKHI telah menyiapkan infrastruktur dan sumber daya manusia medis yang mumpuni.

Tahun ini, KKHI Madinah memperkuat layanan dengan menyiagakan sembilan dokter spesialis yang mencakup spesialis penyakit dalam, jantung, paru, saraf, hingga psikiatri. Penyiapan spesialis ini bertujuan untuk memberikan penanganan cepat bagi jemaah, khususnya jemaah lansia yang masuk dalam kategori risiko tinggi (Risti).

Pelayanan IGD 24 Jam

Penanggung Jawab Instalasi Gawat Darurat (IGD) KKHI Madinah, Aceng Apandi, menegaskan bahwa tim medis akan bekerja dalam sistem shift untuk menjamin pelayanan selama 24 jam nonstop.

“Kami sudah melakukan simulasi penanganan pasien. Ruang IGD telah dilengkapi dengan peralatan resusitasi dan pemantauan yang memadai untuk menangani kegawatdaruratan akibat cuaca panas maupun kelelahan fisik,” ujar Aceng saat ditemui di lokasi, Rabu (22/4/2026).

Mitigasi Cuaca Panas

Selain penanganan di dalam klinik, KKHI juga berkoordinasi dengan Tim Promosi Kesehatan untuk mengedukasi jemaah mengenai pentingnya hidrasi selama menjalankan ibadah Arbain di Masjid Nabawi. Mengingat suhu di Madinah yang fluktuatif, jemaah diminta untuk selalu membawa botol minum dan alat pelindung diri seperti payung atau topi.
Seluruh layanan kesehatan di KKHI Madinah tidak dipungut biaya dan dikhususkan untuk melayani seluruh jemaah haji Indonesia yang membutuhkan perawatan lebih lanjut dari pos kesehatan sektor.

READ  Purwakarta Diterjang Puting Beliung, 6 Bangunan di Cibatu Terdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
infoinnews.id

Live Search