
Daftar isi: [Hide]
PURWAKARTA, INFOINNEWS – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Purwakarta. Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang kawasan Kecamatan Cibatu pada Senin (30/3/2026) sore, mengakibatkan sejumlah bangunan rumah dan warung milik warga mengalami kerusakan serius.
Bencana ini terjadi begitu cepat di Kampung Cipinang, Desa Cibatu. Dalam hitungan menit, pusaran angin kencang langsung menghantam permukiman, merusak bagian atap, hingga meruntuhkan dinding bangunan.
Enam Bangunan Terdampak, Dua Rusak Berat
Berdasarkan data dari pihak Kecamatan Cibatu, tercatat sebanyak enam bangunan mengalami kerusakan dengan kategori mulai dari ringan hingga berat. Dua di antaranya, yakni sebuah warung dan gudang milik warga bernama Ahmad, mengalami kerusakan paling parah hingga nyaris rata dengan tanah.
“Angin datang tiba-tiba saat hujan deras. Semuanya terjadi sangat cepat sampai bangunan ambruk,” ungkap Ahmad, salah satu warga terdampak, saat ditemui di lokasi kejadian.
Gotong Royong Bersihkan Puing

Pasca-bencana, sejak Selasa (31/3/2026) pagi, suasana di Kampung Cipinang tampak sibuk. Warga bersama petugas gabungan dari BPBD Purwakarta, TNI, dan Polri bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan serta material kayu dan seng yang berserakan.
Camat Cibatu, Bayu Permadi, mengonfirmasi bahwa penanganan darurat telah dilakukan sejak pagi hari untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal dan tempat usahanya.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah Jawa Barat dalam beberapa hari ke depan.
“Kami meminta warga untuk segera mencari tempat perlindungan yang kokoh dan aman jika melihat tanda-tanda hujan deras yang disertai angin kencang,” tegas pihak BPBD dalam imbauannya.
Meski menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar, beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut.








