
Daftar isi: [Hide]
KARAWANG, INFOINNEWS – Gelombang arus balik pemudik roda dua mulai membanjiri jalur utama Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (25/3/2026) malam. Ribuan sepeda motor terpantau padat merayap menuju arah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.
Kondisi jalur arteri Karawang mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan sejak Rabu sore. Ribuan pemudik yang kembali dari arah Jawa Tengah maupun wilayah Priangan mulai memenuhi ruas jalan utama, menciptakan pemandangan khas arus balik dengan barang bawaan yang menumpuk di bagian belakang motor.
Titik Kepadatan: Dawuan Hingga Klari
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik-titik kepadatan terpantau mulai dari wilayah Dawuan, Cikampek, hingga Jalan Raya Klari. Meski arus kendaraan masih mengalir, kecepatan rata-rata pengendara menurun drastis akibat volume kendaraan yang melebih kapasitas jalan.
“Arus balik malam ini memang didominasi oleh pemudik sepeda motor. Ciri khasnya terlihat dari barang bawaan yang cukup banyak, menandakan mereka baru saja kembali dari kampung halaman,” lapor koresponden Kompas TV, Adi Wahadi, di lokasi.
Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
Guna mengantisipasi kemacetan total, petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang kini mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah persimpangan krusial. Di beberapa titik, petugas menerapkan sistem satu arah (one-way) secara situasional untuk mengurai penumpukan kendaraan di jalur arteri.
Sejumlah personel gabungan juga disiagakan di titik-titik rawan macet untuk memastikan arus lalu lintas tetap bergerak meskipun merayap.
Imbauan bagi Pengendara

Mengingat kondisi fisik pemudik yang mungkin sudah mulai lelah setelah perjalanan jauh, pihak kepolisian mengimbau para pengendara sepeda motor untuk tidak memaksakan diri. Pengendara diminta memanfaatkan posko-posko mudik atau tempat istirahat yang tersedia jika merasa mengantuk atau lelah guna menghindari kecelakaan lalu lintas.
Puncak arus balik pemotor di jalur arteri Karawang diprediksi masih akan berlangsung hingga tengah malam nanti seiring dengan berakhirnya masa libur Lebaran 2026.








