
Daftar isi: [Hide]
BANDUNG, – Pemandangan berbeda terlihat di stasiun-stasiun Kereta Cepat Whoosh pada peringatan Hari Kartini tahun ini. Sebanyak 106 petugas pelayanan wanita tampil anggun mengenakan kebaya saat menjalankan tugas melayani penumpang.
Aksi ini serentak dilakukan di empat stasiun utama, yakni Stasiun Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon. Selain mengenakan pakaian adat, para petugas juga membagikan 500 tangkai bunga dan bingkisan (gift) kepada penumpang perempuan yang menempuh perjalanan hari ini.
Bentuk Apresiasi Terhadap Perempuan

Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud penghormatan terhadap jasa RA Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan.
“Kami ingin menghadirkan suasana spesial sekaligus memberikan apresiasi atas kontribusi besar para perempuan, baik sebagai ibu maupun pekerja profesional. Melalui momen ini, Whoosh berkomitmen untuk selalu inklusif dan memberikan pelayanan yang berkesan,” ujar Emir Monti, Rabu (22/4/2026).
Pelayanan Inklusif dan Inspiratif

Banyak penumpang yang mengaku terkejut dan senang dengan sambutan hangat para petugas berkebaya tersebut. Langkah ini dinilai sebagai cara yang efektif untuk melestarikan budaya bangsa di tengah modernitas teknologi transportasi kereta cepat pertama di Asia Tenggara.
KCIC berharap semangat Kartini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh staf untuk terus berdedikasi tinggi dan menciptakan lingkungan kerja yang profesional serta setara bagi seluruh gender.







