
Daftar isi: [Hide]
MEKKAH,– Tim medis Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mulai meningkatkan intensitas visitasi ke kamar-kamar hotel jemaah di Mekkah. Hal ini dilakukan menyusul banyaknya laporan jemaah yang mengalami penurunan kondisi kesehatan setelah menyelesaikan rangkaian Umrah Wajib.
Di Hotel Al-Hidayah, wilayah Aziziyah, petugas kesehatan dari Sektor 10 melakukan pemeriksaan rutin terhadap jemaah yang baru tiba dari Madinah.
Faktor Kelelahan dan Cuaca
Dokter Sektor 10 Daker Mekkah, dr. Mario Abdullah, mengungkapkan bahwa keluhan yang paling banyak ditemukan adalah infeksi saluran pernapasan ringan seperti batuk dan pilek. Selain itu, ditemukan pula jemaah yang mengalami lonjakan tekanan darah.
“Kondisi ini umumnya dipicu oleh kelelahan fisik yang hebat setelah perjalanan darat Madinah-Mekkah, yang langsung disambung dengan aktivitas Tawaf dan Sai. Ditambah lagi dengan perbedaan suhu yang cukup kontras antara di dalam masjid dan di luar ruangan,” ujar dr. Mario, Rabu (6/5/2026).
Imbauan untuk Jemaah
Pihak kesehatan haji mengeluarkan beberapa imbauan penting bagi jemaah yang saat ini berada di Mekkah:
1. Prioritaskan Istirahat: Setelah Umrah Wajib, jemaah disarankan untuk beristirahat total di hotel selama 1-2 hari.
2. Kurangi Aktivitas Sunnah berlebih: Tidak memaksakan diri melaksanakan umrah sunnah berkali-kali sebelum puncak haji di Arafah.
3. Hidrasi dan Nutrisi: Tetap disiplin minum air mineral dan mengonsumsi makanan tepat waktu.
Petugas menekankan bahwa puncak haji masih cukup lama, sehingga jemaah harus cerdas dalam mengelola energi. Jika merasa pusing, sesak napas, atau demam, jemaah diminta segera menghubungi petugas kesehatan yang siaga 24 jam di tiap sektor pemondokan.








