MEKKAH,— Kementerian Haji dan Umrah secara resmi menutup seluruh operasional rangkaian ibadah haji di kawasan cagar catur, yaitu Padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Penutupan ini dilakukan seiring dengan selesainya seluruh tahapan wajib haji, termasuk prosesi melontar Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah oleh jutaan jemaah dari seluruh penjuru dunia.

Pascakegiatan di Mina, seluruh rombongan jemaah haji asal Indonesia dilaporkan telah dievakuasi kembali secara berkala menuju maktab atau hotel tempat mereka menginap di Kota Mekkah.

Di hotel pemukiman tersebut, jemaah akan beristirahat sejenak sebelum menuntaskan rangkaian akhir ibadah haji mereka di baitullah, yakni melaksanakan ritual Tawaf Ifadah dan Sai di dalam lingkungan Masjidil Haram.

Pemberangkatan Kloter Pertama dari Bandara Jeddah

Seiring dengan berakhirnya fase Armuzna, pemerintah melalui koordinasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) langsung mengalihkan fokus pada manajemen pemulangan jemaah. Kementerian Haji dan Umrah telah merancang skema keberangkatan khusus bagi rombongan jemaah yang masuk ke dalam gelombang pertama.

Sesuai dengan cetak biru jadwalan penerbangan internasional, gelombang pertama ini telah mulai didorong dari pemukiman hotel di Mekkah menuju Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, sejak Minggu malam. Rombongan awal tersebut diproyeksikan mendarat dan tiba di berbagai bandara embarkasi tanah air mulai Senin (1/6/2026).

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa secara umum seluruh tahapan krusial pergerakan massa di Arafah, Muzdalifah, hingga Mina berjalan linier dan terkendali dengan baik berkat kedisiplinan jemaah dalam mematuhi jadwal berkala pergerakan maktab.

Pihak otoritas perhajian terus mengingatkan kepada jemaah yang saat ini masih mengantre jadwal kepulangan pada kloter-kloter berikutnya agar senantiasa menjaga stamina tubuh. Jemaah juga diimbau untuk tertib mematuhi tata tertib bea cukai bandara internasional, termasuk ketentuan pelarangan mutlak membawa cairan air zamzam ke dalam koper bagasi pesawat demi menjamin keselamatan penerbangan hingga sampai di tanah air dengan selamat.

READ  Pesona Kawah Putih Gunung Papandayan Garut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
infoinnews.id

Live Search