BANDUNG, INFOINNEWS – Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah antara Israel-Amerika Serikat dengan Iran, PT Pertamina (Persero) memastikan cadangan energi nasional dalam kondisi aman. Meski ketegangan tersebut sempat mengganggu jalur pelayaran kapal tanker di Selat Hormuz, Pertamina menjamin pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun LPG untuk masyarakat tetap terjaga.

Ketegangan geopolitik di kawasan Selat Hormuz memang menjadi perhatian serius bagi ketahanan energi nasional. Namun, manajemen Pertamina membawa kabar positif terkait ketersediaan stok di dalam negeri.

Akses Selat Hormuz Mulai Melonggar

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Komisaris Utama PT Pertamina, Mochamad Iriawan, di sela-sela acara Halal Bihalal Paguyuban Pasundan di Bandung, Senin pagi (30/03/2026). Iriawan menyebut bahwa saat ini sudah mulai ada kelonggaran akses bagi kapal-kapal tanker Pertamina untuk melewati Selat Hormuz menuju Indonesia.
“Masyarakat tidak perlu panik. Cadangan energi nasional kita, baik BBM maupun LPG, dipastikan aman dan mitigasi risiko telah dilakukan,” ujar Mochamad Iriawan dalam keterangannya.

Imbauan Agar Tidak Panik

Komisaris Utama PT Pertamina, Mochamad Iriawan

Lebih lanjut, Iriawan meminta masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong atau panic buying. Pertamina telah melakukan berbagai langkah strategis untuk menjamin cadangan energi nasional tetap berada pada level aman, meskipun kondisi global sedang tidak menentu.
Langkah mitigasi yang dilakukan mencakup pemantauan jalur distribusi internasional secara real-time serta optimalisasi stok di terminal-terminal BBM di seluruh pelosok Indonesia. Dengan adanya kepastian akses di Selat Hormuz, proses distribusi energi dari mancanegara diharapkan kembali normal dalam waktu dekat.

READ  Arus Balik Wisata Memuncak: Simpang Ratu Cibadak Macet Total, Kendaraan Mengular 2 Kilometer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
infoinnews.id

Live Search