BANDUNG, – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cisaranten Kulon 03, Kota Bandung, menerapkan standar kesehatan ketat bagi para petugasnya. Sebanyak 21 relawan yang bertugas mengolah makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjalani vaksinasi Hepatitis B dan skrining TBC pada Rabu (22/4/2026).
Langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa seluruh rantai produksi makanan, mulai dari pengolahan bahan hingga pemorsian, dilakukan oleh tenaga kerja yang sehat dan bebas dari penyakit menular.

Garda Terdepan Keamanan Pangan

Selvana, perwakilan mitra SPPG Cisaranten 03, menjelaskan bahwa vaksinasi adalah syarat mutlak bagi relawan. “Sebagai penjamah makanan, mereka adalah garda terdepan. Kami meminimalkan risiko sekecil mungkin agar makanan yang dikonsumsi siswa benar-benar aman,” tuturnya.

Pemberian vaksin ini bekerja sama dengan tenaga medis profesional. Dr. Dahlia Qadarsih dari RS Rotinsulu menekankan bahwa lingkungan dapur umum memiliki risiko penularan yang cukup tinggi jika tidak dikelola dengan standar medis yang tepat.

Standardisasi untuk Seluruh SPPG

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bandung, Ramzi, memberikan apresiasi atas inisiatif vaksinasi ini. Ia berharap standar operasional yang diterapkan di Cisaranten Kulon dapat menjadi role model bagi titik SPPG lainnya di Jawa Barat.
“Kami ingin perlindungan kesehatan ini bersifat menyeluruh. Tidak hanya makanannya yang bergizi, tapi prosesnya juga harus sehat. Standardisasi ini akan terus kami dorong ke depannya,” ujar Ramzi.

Selain vaksinasi, para relawan juga diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan penutup kepala selama berada di area produksi guna menjaga kesterilan makanan.

READ  Cetak Sejarah, Kodam III Siliwangi Gembleng 1.000 Santri Jabar-Banten dalam Camp Bela Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
infoinnews.id

Live Search