SUKABUMI,– Sebuah video amatir yang merekam aksi brutal sekelompok pelajar di Jalur Nasional Sukabumi, Jawa Barat, viral di media sosial. Tanpa alasan yang jelas, belasan pelajar tersebut menyerang pengendara motor di tengah arus lalu lintas yang sedang ramai, Senin (13/4/2026).

Insiden yang terjadi di Jalan Raya Cibadak-Parungkuda, Kabupaten Sukabumi ini memicu kemarahan warga sekitar. Pasalnya, aksi tersebut tidak hanya membahayakan sasaran serangan, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan rekaman video amatir, aksi bermula saat sekelompok pelajar yang diperkirakan berjumlah lebih dari sepuluh orang menumpang sebuah truk. Saat melihat pelajar lain melintas menggunakan sepeda motor, kelompok tersebut tiba-tiba meloncat turun dan langsung melakukan penyerangan secara membabi buta.

Akibat serangan mendadak tersebut, seorang pengendara sepeda motor lain yang berada di lokasi kejadian turut menjadi korban. Pengendara tersebut terjatuh dari motornya karena terkejut dan terhalang oleh keributan yang terjadi di tengah jalan.

Kesaksian Warga

Iwan Susanto, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui asal sekolah kelompok pelajar tersebut. Namun, ia memastikan bahwa aksi tersebut sangat meresahkan warga dan pengguna jalan.

“Ada sekitar 10 orang lebih, tidak tahu sekolah mana. Mereka turun dari truk langsung menyerang pemotor yang pakai seragam juga. Kasihan ada pengguna jalan lain yang tidak tahu apa-apa sampai jatuh karena kaget ada serangan itu,” ujar Iwan saat memberikan keterangan.

Geram melihat tindakan anarkis tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi langsung bereaksi dan melakukan pengejaran. Merasa terdesak, kelompok pelajar itu kocar-kacir melarikan diri masuk ke dalam gang-gang pemukiman warga untuk menghindari amukan massa.

Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kejadian ini telah menjadi atensi pihak berwajib. Saat ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Cibadak telah mengantongi rekaman video amatir tersebut sebagai barang bukti awal.

Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi asal sekolah serta oknum pelajar yang terlibat dalam aksi brutal tersebut. Polisi juga mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak didik mereka guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang merusak citra pendidikan dan mengganggu ketertiban umum.

READ  Tangis Ibunda Youtuber Resbob Pecah di Persidangan, Minta Maaf ke Masyarakat Sunda dan Berharap Anak Bisa Lanjut Kuliah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
infoinnews.id

Live Search