
Bandung, Jawa Barat – Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bekerja sama dengan Pikiran Rakyat menyelenggarakan pelatihan Mobile Journalism (MoJo) di Aula Pikiran Rakyat, Bandung, pada 20 Agustus 2026, yang mempertemukan jurnalis warga, jurnalis muda, dan mahasiswa jurnalistik untuk meningkatkan keterampilan dalam digital storytelling dan produksi konten menggunakan telepon pintar.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Kedutaan Besar AS untuk mendukung jurnalisme profesional dan memperkuat keterampilan digital komunitas media di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Freedom 250, yang menandai 250 tahun berdirinya Amerika Serikat dan menyoroti pentingnya kebebasan berekspresi, partisipasi warga, serta peran pers yang bebas dan profesional dalam masyarakat demokratis.
Wakil Juru Bicara Kedutaan Besar AS Priya Mendelin membuka pelatihan dengan menekankan pentingnya keterampilan jurnalistik di era digital. “Di Kedutaan Besar AS, kami percaya bahwa mendukung para jurnalis dan para pencerita muda merupakan investasi untuk membangun komunitas yang lebih kuat dan lebih terinformasi. Kami sangat senang dapat melanjutkan kegiatan tersebut di sini, di Bandung,” ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan praktisi media dan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Mujib Prayitno dan editor Pikiran Rakyat yang juga alumni program pertukaran Pemerintah AS, Huminca Sinaga, sebagai fasilitator. Melalui sesi interaktif dan praktik langsung, peserta mempelajari berbagai keterampilan, termasuk pengembangan ide cerita, teknik wawancara, framing, pengambilan gambar dan video, dasar-dasar audio dan pencahayaan, serta produksi konten untuk platform digital dan media sosial.
Peserta juga mengikuti sesi praktik untuk mengembangkan dan memproduksi cerita menggunakan smartphone. Melalui latihan ini, peserta didorong untuk mengangkat cerita yang relevan dengan komunitas mereka sekaligus menerapkan prinsip akurasi, etika, dan kreativitas dalam produksi konten jurnalistik.
Melalui pelatihan ini, Kedutaan Besar AS berharap dapat membantu memperkuat kapasitas generasi baru jurnalis dan kreator konten di Indonesia dalam menghasilkan karya jurnalistik yang kreatif, akurat, dan relevan bagi masyarakat. Pelatihan di Bandung merupakan bagian dari rangkaian Mobile Journalism Training di berbagai kota di Indonesia dengan target menjangkau 250 peserta dalam rangka peringatan Freedom 250.








