
Kabupaten Bandung, – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan sebanyak 63 rumah warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Bandung pada Jumat, 10 April 2026. Peristiwa angin kencang tersebut menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga di sejumlah titik, termasuk di wilayah Kecamatan Bojongsoang. “Di Kabupaten Bandung ternyata ada 63 rumah yang terdampak angin puting beliung. Data ini sudah dilaporkan oleh BPBD kepada Disperkimtan Kabupaten Bandung,” kata Bupati Dadang Supriatna saat meninjau langsung lokasi terdampak di Bojongsoang, Sabtu, 11 April 2026.
Bupati Dadang Supriatna menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak cepat dalam menangani dampak bencana tersebut. Ia menyebutkan, proses assessment akan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan perbaikan.
“Besok kami akan lakukan assessment di seluruh lokasi terdampak. Namun untuk rumah yang kondisinya sudah membahayakan atau hampir ambruk, langsung kami eksekusi untuk diperbaiki,” katanya. Salah satu rumah yang mengalami kerusakan parah adalah milik warga bernama Suherman. Saat ini, pemilik rumah terpaksa mengungsi sementara ke rumah kontrakan demi keselamatan. “Kami langsung ambil langkah cepat. Rumah Pak Suherman akan segera diperbaiki melalui program bedah rumah, kemungkinan mulai besok atau lusa. Harapannya setelah diperbaiki bisa kembali ditempati,” tambahnya.
Menurut Bupati Dadang Supriatna, seluruh rumah yang terdampak dan memenuhi kriteria akan mendapatkan penanganan melalui program bedah rumah dari Pemkab Bandung. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali memiliki hunian yang layak dan aman. “Perbaikan ini berlaku untuk semua rumah terdampak yang mengalami kerusakan, terutama yang kategori berat,” tegasnya.
Selain penanganan pascabencana, Bupati Bandung juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
Ia meminta warga agar lebih berhati-hati, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana serupa. “Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk tetap hati-hati dan waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya.








