
Daftar isi: [Hide]
BANDUNG, INFOINNEWS – Pelaksanaan operasional Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat dinilai sukses besar. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat mencatat adanya peningkatan kualitas kelancaran arus lalu lintas serta penurunan angka kecelakaan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Seiring berakhirnya masa angkutan Lebaran, aktivitas di berbagai jalur utama mudik di Jawa Barat kini terpantau telah kembali normal. Posko Angkutan Lebaran Terpadu pun resmi ditutup pada Senin (30/3/2026) lalu, menandai berakhirnya pengawasan intensif arus balik.
Arus Lalu Lintas Lebih Terkendali
Berdasarkan data evaluasi yang dirilis Dishub Jabar, pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini berjalan jauh lebih lancar. Meski volume kendaraan tetap mengalami lonjakan, namun kepadatan di sejumlah titik penyempitan jalan (bottleneck) masih dalam batas wajar.
Petugas di lapangan melaporkan bahwa kemacetan yang terjadi dapat terurai dengan cepat berkat koordinasi yang solid dan penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat sasaran.
Angka Kecelakaan Menurun
Kabar baik lainnya datang dari data keselamatan jalan raya. Tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Jawa Barat selama periode Lebaran 2026 dilaporkan mengalami penurunan.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, usai menghadiri kegiatan halalbihalal bersama pegawai di Kantor Dishub Jabar, Kota Bandung, Rabu (1/4/2026) pagi.
“Tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Barat tahun ini menurun. Kami melihat kesadaran masyarakat dalam berkendara juga semakin membaik,” ujar Dhani Gumelar.
Apresiasi untuk Petugas Lapangan

Selain melakukan evaluasi internal, pihak Dishub Jabar juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang bertugas. Mulai dari aparat keamanan, relawan, hingga tim medis yang bersiaga 24 jam penuh demi memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman.
Keberhasilan tahun ini diharapkan menjadi standar baru bagi pengelolaan arus mudik di masa yang akan datang, dengan terus mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.








