GARUT, INFOINNEWS – Udara sejuk pegunungan dan hamparan kawah putih yang eksotis rupanya masih menjadi magnet utama bagi wisatawan di Jawa Barat. Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kabupaten Garut mencatatkan lonjakan kunjungan yang luar biasa selama masa libur Lebaran 2026.
Meski masa mudik akan segera berakhir, antusiasme pelancong untuk mendaki gunung setinggi 2.665 mdpl ini justru kian memuncak. Tak tanggung-tanggung, jumlah pengunjung kini menembus angka 2.000 orang per harinya.

Favorit untuk Hiking Keluarga

Banyak wisatawan memilih Gunung Papandayan karena karakteristik medannya yang tergolong ramah untuk pendaki pemula maupun keluarga. Jalur pendakian yang tertata memungkinkan anak-anak hingga lansia menikmati sensasi mendaki gunung dengan nyaman.

Selain jalur hiking, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas modern yang tetap terjaga keasriannya. Mulai dari area swafoto berlatar kawah yang ikonik, hingga hamparan bunga Edelweiss yang dikenal sebagai bunga abadi di kawasan padang Tegal Alun.
“Pemandangannya sangat bagus, udaranya segar sekali. Jalurnya juga tidak terlalu berat, jadi cocok bawa keluarga ke sini sebelum balik kerja lagi,” ujar Lovita, salah seorang pengunjung asal Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Tiket Tetap Normal Meski Pengunjung Membeludak

Pihak pengelola TWA Gunung Papandayan mencatat bahwa mayoritas wisatawan yang datang berasal dari luar daerah, seperti Bandung dan Jabodetabek. Menariknya, meski terjadi lonjakan pengunjung yang signifikan, pengelola berkomitmen untuk tidak menaikkan harga tiket masuk.
“Kunjungan tahun ini naik cukup signifikan, sehari bisa lebih dari dua ribu orang. Namun, kami tetap mempertahankan harga tiket normal guna memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang ingin menikmati alam Garut,” jelas Amin Kaban, pengelola TWA Gunung Papandayan.

Diprediksi Padat Hingga Akhir Pekan

Kepadatan di area parkir dan jalur pendakian diprediksi masih akan terus berlangsung hingga akhir pekan mendatang, tepatnya pada 28-29 Maret 2026. Hal ini seiring dengan gelombang kedua arus balik Lebaran, di mana para pemudik menyempatkan diri berwisata sebelum kembali ke rutinitas di kota asal.
Bagi Anda yang berencana berkunjung, disarankan untuk datang lebih pagi guna menghindari kepadatan di area pintu masuk dan memastikan mendapatkan spot foto terbaik di area kawah.

READ  Update Harga Pangan Bandung. Cabai Merah Tanjung Turun ke Rp60 Ribu, Daging Sapi Masih 'Anteng' di Harga Tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
infoinnews.id

Live Search