BANDUNG,– Pemerintah Kota Bandung terus berupaya meningkatkan indeks literasi masyarakat melalui pembangunan sarana ruang baca yang inovatif. Salah satu yang paling diminati adalah Micro Library yang berlokasi di kawasan Alun-Alun Bandung, tepatnya di Jalan Asia Afrika.

Perpustakaan dengan konsep minimalis dan modern ini hadir untuk memudahkan masyarakat mengakses bahan bacaan berkualitas di tengah padatnya aktivitas pusat kota.
Fasilitas Gratis untuk Semua Kalangan

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Dewi Kaniasari, menjelaskan bahwa Micro Library ini merupakan bagian dari program “jemput bola” literasi. Fasilitas ini menyediakan berbagai jenis buku, mulai dari ensiklopedia, buku sejarah, hingga literatur pelajaran untuk pelajar.

“Kami ingin membaca bukan lagi menjadi kegiatan yang sulit dijangkau. Dengan menempatkan perpustakaan di area publik seperti Alun-Alun, masyarakat bisa membaca sambil bersantai secara cuma-cuma,” ujar Dewi pada Rabu (29/4/2026).

Respons Positif Pengunjung

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang cukup tinggi. Bismi, salah seorang pengunjung, mengaku sering mampir untuk sekadar membacakan buku cerita bagi anaknya. Menurutnya, desain bangunan yang unik membuat anak-anak lebih tertarik untuk berkunjung dibandingkan perpustakaan konvensional.

Tersedia di Tiga Lokasi

Hingga saat ini, Micro Library di Kota Bandung telah tersedia di tiga titik strategis, yakni:
1. Kawasan Alun-Alun Bandung
2. Kecamatan Kiaracondong
3. Kecamatan Cicendo

Pemerintah berharap keberadaan ruang-ruang baca ini dapat menumbuhkan kembali minat baca generasi muda yang saat ini cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai (gadget). Micro Library Alun-Alun Bandung terbuka bagi umum setiap hari Senin hingga Sabtu.

READ  Buntut 3 Prajurit TNI Gugur, Gubernur Lemhannas Dukung Penarikan Pasukan dari Lebanon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

A+ A-
infoinnews.id

Live Search